Yoshh Omatase shimasita :v Bertemu lagi dengan saya Hime-chan :v ini dia Chap 2 dari "Zutto Zutto anata no soba ni iru, Switch! Zettai ni!" Selamat membaca! ^^ I hope you like it!
warning: gaje, OOT, typo everywhere,newbie
rated: T
CHAP 2 “SAWA?!” “siapa dia Switch?” Switch masih diam dan belum menjawab pertanyaan Momoka. “Switch? Oy! Kau dengar tidak?” “Ohh maaf Momoka, dia adalah..” belum selesai berbicara, wanita yang dipanggil Switch "Sawa" itu langsung mengenalkan diri “ hajimemashite, Yamauchi Sawa desu. Saya teman masa kecilnya, Kazuyoshi an-chan. Yorushiku J” “ohh Kibitsu Momoka desu” “are?! Kau seiyuu yang terkenal itu? Sugoi naa hahaha” “ahh tidak juga ~blush~” “ano nee an-chan.. kenapa kau berbicara lewat laptop? Dan kenapa Momoka-san memanggilmu ‘switch’?” “ceritanya panjang. Akan kuceritakan di Kafe”
Di kafe
“ehhh? Jadi ini software buatan Switch? Sudah selesai ya? Rasanya seperti switch masih disini” “umm cotto matte yo Yamauchi-san. Switch ada di sini, kenapa kau bilang kalau Switch tidak ada di sini?” “ahh begini Momoka-san, Switch adalah nama panggilan dari adik Kazuyoshi an-chan” “maaf Momoka, sepertinya aku belum menceritakan tentang adikku padamu, akan aku ceritakan nanti saja saat pulang” “i-iya” “ano an-chan.. kenapa kau berbicara lewat laptop? Jangan bilang kalau ini karena...” “aku hanya ingin berhenti berbicara. Aku tidak mau lagi kehilangan hanya karena aku salah berkata kata. Ah sudah lupakan masa lalu itu, Sawa” “oh ya an-chan. Aku kesini karena besok adalah 1 tahun meninggalnya Switch. Bolehkah besok aku ikut kalian mengunjungi makamnya?” “tentu saja”
Momoka POV
Ahh mereka akrab sekali. Rasanya jika aku disini hanya mengganggu. Huh? Meninggal? Jadi adik Switch sudah meninggal? Kenapa? Apa yang terjadi? Huhh.. aku tidak bisa mengikuti pembicaraan mereka. Apa aku pulang saja? Tapi.. ahh! ~sambil menggaruk garuk kepala~
Normal POV
“baiklah kalau begitu Sawa, kami pulang dulu ini sudah malam. Kau bisa pulang sendiri kan?” “tentu saja an-chan tak perlu khawatir” “bagus. Ayo Momoka! Kita pulang” “ahh i-iya”
Di perjalanan pulang
“akan kuceritakan padamu. Sebenarnya ‘Switch’ adalah nama panggilan adikku. Dan Sawa adalah teman kami dari kecil. Sawa sebaya denganku tapi karna Switch memanggilku ‘an-chan’ jadi dia memanggilku begitu juga. Adikku, Switch tewas terbunuh karena perkataanku yang salah diartikan oleh teman sawa yang tidak lain adalah pembunuhnya. Setelah kejadian itu, aku tak ingin menghilangkan sosok Switch dirumah jadi aku merubah penampilanku seperti dia dan mengubah nama panggilanku menjadi ‘Switch’ panggilan yang sama dengan adikku. Dan juga setelah itu aku mulai berhenti berbicara untuk mengurangi persentase aku membuat kesalahan yang sama. Aneh kan? tapi apa kau sudah mengerti, Momoka?” “emm.. me-mengerti. Bolehkah besok aku juga ikut ke makam adikmu, Switch?” “tentu. Akan kujemput kau besok. Rumahku lewat jalan ini kalau begitu, dahh sampai jumpa” “umm iya.. sampai jumpa, Switch" TO BE CONTINUE











